Penguatan Inklusi Pendidikan Serta Perlindungan Guru Sangatlah Penting
Ketua Umum Lembaga FORMASI H. Didik Budiharto, S.Psi.,S.H.
Banyuwangi|Ketua Umum Lembaga FORMASI H. Didik Budiharto, S.Psi.,S.H. menegaskan bahwa Hari Guru bukan seremoni,ia adalah momentum evaluasi peradaban. Maka dari itu pentingnya mengembalikan ruh pendidikan pada adab, penghormatan kepada guru, serta perlindungan terhadap profesi pendidik.
H. Didik yang juga pernah mengenyam menjadi guru MI, SMPN dan SMA, berharap bangsa ini benar-benar menempatkan guru sebagai pilar peradaban, bukan sekadar profesi. Sebab, dari tangan gurulah lahir generasi Indonesia Emas yang berilmu, beradab, dan berkarakter.
"Guru bukan sekadar operator sistem, melainkan manusia yang juga perlu keselamatan, keseimbangan hidup, dan ruang pengabdian yang wajar.
Jika kita ingin menuju Indonesia Emas 2045, maka inklusi harus menjadi komitmen peradaban, bukan hanya regulasi teknis."tegasnya.
Beliau juga menekankan pentingnya kebijakan zonasi penempatan guru. Selain mengurangi risiko kecelakaan akibat perjalanan jauh, kebijakan ini dinilai mampu membangun relasi yang lebih erat antara guru, siswa, dan lingkungan sosial.Maka dari itu, regulasi pendidikan harus benar-benar menyentuh persoalan struktural, bukan sekadar perubahan kosmetik.
“Masih banyak guru yang bekerja dalam kondisi rentan. Mereka dituntut mencetak generasi unggul, tapi pada saat yang sama bisa terancam kriminalisasi karena hal-hal administratif,” ungkap H. Didik
Beban administrasi berlebihan membuat guru terjebak pada laporan ketimbang mendidik.Penelusuran dilapangan banyak para guru kehilangan 10 bulan tunjangan profesi pada saat masa Covid menjadi salah satu alasan kuat untuk mendorong perbaikan sistem.
H. Didik menyoroti isu pendidikan inklusi, selain perlindungan profesi, Ia mendorong adanya BOS khusus untuk sekolah inklusi, agar layanan bagi peserta didik berkebutuhan khusus tidak lagi bergantung pada kemampuan sekolah masing-masing,"cetus Ketua Umum Lembaga Formasi (25/11/2025).
Editor :Titus Yohanes
Source : Ketua umum lembaga Formasi