Bambang Warga Dusun Krajan Meraup Cuan Dengan Cara Membudidayakan Ayam Bangkok
Peternak Ayam Bangkok
Banyuwanginews - Ayam Bangkok dikenal sebagai ayam yang berukuran lebih besar dari ayam kampung. Bahkan ayam Bangkok identik dengan ayam aduan. Bermula dari kecintaan pada penampakan fisik ayam jago jenis ayam Bangkok akhirnya Bambang(36)warga Dusun Krajan, Desa Bangorejo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, memutuskan untuk beternak ayam jenis ini.
Bambang, mengaku sudah beberapa tahun lalu menyukai ayam Bangkok yang sering dilihatnya diadu atau petarung. Permintaan akan ayam Bangkok tersebut membuatnya berpikir untuk membudidayakan ayam Bangkok dengan cara sederhana layaknya ayam kampung.
“Awalnya saya melihat orang adu ayam, melihat ayam yang ukurannya besar dan harganya yang mahal itu saya berpikir untuk membudidayakan Ayam Bangkok,”ungkap Bambang kepada media ini. Kamis (9/3/2023)
Bambang mengaku tak menyukai adu ayam mengaku sebelumnya sudah biasa beternak ayam, kambing, Namun mencoba beternak ayam Bangkok sekitar beberapa tahun belakangan. Bermodal uang Rp 1juta membeli indukan dengan kriteria pejantan yang pernah menang dalam sabung ayam, sedang induk betina pilih minimal umur 1 tahun. Ia membeli satu pejantan dan tiga ekor betina sebagai bibit serta beberapa anakan. Untuk menunjang usahanya Bambang membuat kandang berukuran lebar 1 meter x 8 meter untuk beternak.
Kandang tersebut dibuat dengan bambu,kayu, sekat dari strimin serta beratapkan asbes. Meskipun sederhana Bambang mengaku menjaga kebersihan kandang yang juga dicampur dengan beberapa ayam kampung tersebut. Demi menjaga kesehatan serta menghindarkan penyakit diapun rajin membersihkan kandang ayam miliknya bahkan memiliki disinfektan serta vitamin khusus untuk menjaga stamina ayam miliknya.
“Kebersihan kandang menjadi faktor utama untuk mempertahankan kualitas ayam yang saya pelihara dan saya juga menambahkan nutrisi khusus yang saya beli dari toko hewan,”ungkap Bambang
Tambahnya, saya sudah memlihara ratusan ekor ayam Bangkok namun beberapa diantaranya sudah dibeli oleh para penghobi ayam aduan dan juga sekedar untuk koleksi.
"Harga ayam Bangkok bisa mencapai 2 hingga 3 kali lipat dari harga ayam kampung. Ia mengungkapkan untuk ayam jago jenis ayam kampung bisa dihargai Rp200ribu ke atas, sementara ayam Jago jenis Bangkok miliknya pernah dijualnya dengan harga Satu Juta.
“Pastinya lebih mahal dari ayam kampung karena memang pemelihara ayam Bangkok jarang dan kalau mau nyari ayam Kampung banyak sehingga harga ayam bangkok mahal,”ungkapnya.
Di pasar, Ayam Bangkok ini selalu ada peminatnya. Dengan kata lain, permintaan akan jenis ayam ini selalu ada. Usaha Ternak Ayam Bangkok mepunyai pasar tersendiri terutama para penghoby ayam aduan atau untuk dikoleksi dan para peng-hobby selalu bertambah.
Untuk memelihara Ayam Bangkok memang harus memahami manfaat dari ayam bangkok tersebut, disamping untuk menyeleksi induk yang mau dijadikan usaha ternak ayam bangkok, juga agar supaya mengetahui dengan jelas arah pasar dan harga jual ayam bangkok.
Dan harga saat masih berusia dua minggu setelah menetas atau lebih. Untuk ukuran bibit seperti itu saya mematok dengan harga Rp100ribu per ekor, sementara untuk ukuran dewasa biasa mematok harga Rp500 ribu ke atas," Paparnya
“Bambang memang tidak suka mengadu ayam namun dia lebih mengetahui sepak terjang ayam yang cocok untuk aduan dan juga bisa merawat ayam Bangkok dengan telaten, jadi banyak yang membeli ayam kepada bambang pelanggan nya pun dari luar daerah seperti kalimantan dan juga dari pulau Bali. (Jo)
Editor :Titus Yohanes

