Bupati Banyuwangi Resmikan Pasar Cunduk Menur di Desa Tegalarum Kecamatan Sempu
Peresmian pasar rakyat
"Proyeksi saya, ini nantinya bisa menjadi pasar permanen. Kita awali dari yang sederhana dulu," ungkapnya.
Gagasan tersebut disambut antusias oleh warganya. Di antaranya datang dari Andriyani. Ia bersama lima orang kawannya berjualan sejumlah makanan pelengkap. Seperti sambal pecel, oseng-oseng pare, kripik pare, dan lain sebagainya.
"Senang bisa berjualan di kampung sendiri. Membuka lapangan pekerjaan baru juga," terangnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Toyib, pedagang rujak. Pria yang berjualan rujak sejak 1997 itu, merasa senang dengan keberadaan pasar tersebut. Hal tersebut dapat menjadi tempat baru baginya untuk menjajakan dagangannya.
"Biasanya hanya buka di rumah atau berdasarkan pesanan lewat WA (WhatsApp) saja," papar pria yang dikenal dengan Rujak Lanang-nya.
Sementara itu, Ipuk juga menambahkan, geliat pasar-pasar rakyat ini, akan terus didampingi oleh Pemkab Banyuwangi. Tidak hanya dari sisi promosi, tapi juga dari sisi manajerial.
"Kita akan terus melakukan pendampingan. Baik melalui dinas terkait atau dari pemerintah kecamatan. Seperti halnya nanti diberikan pelatihan menejemen keuangan, pengemasan, dan lain sebagainya. Jadinya, akan lebih berdaya dan bisa naik kelas," pungkas Ipuk.
Sebelumnya, Wakil Bupati Sugirah juga baru saja meresmikan Pasar Kemantren, Desa/Kecamatan Gambiran. Di pasar tersebut dijual aneka makanan tradisional dan aneka produk kerajinan warga setempat. (*)
Read more info "Bupati Banyuwangi Resmikan Pasar Cunduk Menur di Desa Tegalarum Kecamatan Sempu" on the next page :
Editor :Titus Yohanes
Source : Humas