CFD Banyuwangi Jadi Panggung Kreativitas, SMPN 3 Genteng Hadirkan Creative and Food Day
CFD Banyuwangi Jadi Panggung Kreativitas, SMPN 3 Genteng Hadirkan Creative and Food Day
BANYUWANGI — Jalan Jenderal Ahmad Yani, kawasan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Minggu pagi (27/9/2026), tak sekadar menjadi ruang bagi warga berolahraga. Suasana Car Free Day (CFD) berubah semarak ketika seni, kreativitas, kuliner, dan pendidikan bertemu dalam satu ruang publik.
Di tengah riuh aktivitas warga, SMPN 3 Genteng turut mengambil bagian melalui konsep Creative and Food Day. Sejumlah siswa tampil membawakan kreasi tari dan vokal di bawah asuhan Bu Guru Ananda Putri F.
Tanpa panggung megah dan sekat antara penampil dengan penonton, para siswa tampil percaya diri di ruang terbuka. Jalan yang biasanya dipenuhi kendaraan seketika menjelma menjadi panggung panjang, tempat anak-anak menunjukkan bakat sekaligus belajar berani tampil di hadapan masyarakat.
Bagi SMPN 3 Genteng, CFD bukan semata-mata kegiatan rekreatif. Momentum tersebut menjadi ruang belajar nyata bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, membangun kepercayaan diri, serta belajar berinteraksi langsung dengan lingkungan sosial.
Kepala SMPN 3 Genteng, Mashudi, menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ekstrakurikuler tidak lahir dari kerja siswa semata. Ada kekompakan guru dan tenaga kependidikan yang terus mendampingi sekaligus memberikan ruang bagi setiap potensi anak untuk berkembang.
" Kekompakan guru dan tenaga kependidikan mendampingi dan memfasilitasi ekstrakurikuler sebagai wujud super tim," ujar Mashudi.
Menurutnya, sekolah harus mampu menciptakan ekosistem yang mendorong siswa untuk berani mencoba, tampil, dan mengembangkan kemampuan sesuai minat serta bakatnya.
Menariknya, para guru SMPN 3 Genteng juga ikut meramaikan panggung terbuka tersebut. Jika selama ini mereka lebih banyak berada di balik layar sebagai pendamping, kali ini para guru turut tampil dan membaur bersama siswa serta masyarakat dalam suasana CFD yang santai dan penuh kegembiraan.
Konsep Creative and Food Day pun terasa lebih dari sekadar kegiatan hiburan. Di sana, sekolah hadir menyapa masyarakat melalui seni, kreativitas, kebersamaan, dan pengalaman belajar yang berlangsung secara langsung.
Minggu pagi itu, Jalan Ahmad Yani bukan hanya menjadi lintasan warga menikmati CFD. Ruang publik tersebut berubah menjadi kelas terbuka sekaligus panggung kreativitas SMPN 3 Genteng. Tempat siswa belajar tampil, guru mendampingi, dan sekolah menunjukkan bahwa pendidikan tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas._Ren_
Editor :Titus Yohanes